Welcome
automacro paket {
console /\[(jarak|dist)=(.*)\] (.*) \((\d+)\): (f|fcp|FCP)$/
exclusive 1
run-once 1
call {
$distance = $.lastMatch2
$namaPlayer = $.lastMatch3
$playerID = $.lastMatch4
$playerguild = @eval (exists $::players{$::playersID[$playerID]}->{guild} ? $::players{$::playersID[$playerID]}->{guild}{name} : 'null')
#Nama guild yg mau di paket
$guild1 = Watch N Learn
$guild2 = Howling Corp
$guild3 = - Watch & Learn -
$guild4 = Cest La Vie
$player1 = Howling I
if ($playerguild == $guild1) goto oke
if ($playerguild == $guild2) goto oke
if ($playerguild == $guild3) goto oke
if ($playerguild == $guild4) goto oke
if ($namaPlayer == $player1) goto oke
goto lain
:oke
if ($distance > 2 ) goto jauh
do sp 479 $playerID 5
goto end
:jauh
do e com
goto end
:lain
do w e5
:end
release paket
}
}
automacro sp {
console /\[(jarak|dist)=(.*)\] (.*) \((\d+)\): (fcp|FCP)$/
sp < 10%
exclusive 1
run-once 1
call kering
}
macro kering {
do c sabar all sp ku tinggal $.sp
pause 0.2
release sp
}
automacro link {
console /\[(jarak|dist)=(.*)\] (.*) \((\d+)\): (spirit|soul|\*Flag\s\d\*)$/
sp > 10%
call linker
}
macro linker {
$distance = $.lastMatch2
$namaPlayer = $.lastMatch3
$id = $.lastMatch4
$playerguild = @eval (exists $::players{$::playersID[$id]}->{guild} ? $::players{$::playersID[$id]}->{guild}{name} : 'null')
#Nama guild yg mau di paket
$guild1 = Watch N Learn
$guild2 = Howling Corp
$guild3 = - Watch & Learn -
$guild4 = C'est La Vie
$player1 = Howling I
if ($playerguild == $guild1) goto oke
if ($playerguild == $guild2) goto oke
if ($playerguild == $guild3) goto oke
if ($playerguild == $guild4) goto oke
if ($namaPlayer == $player1) goto oke
goto bukan
if ($id < 0) stop
if ($distance > 11) goto jauh
:oke
$jobID = @eval ($::players{$::playersID[$id]}->{jobID})
if ($jobID = 7) goto knight
if ($jobID = 13) goto knight
if ($jobID = 4008) goto knight
if ($jobID = 4014) goto knight
if ($jobID = 12) goto assassin
if ($jobID = 4013) goto assassin
if ($jobID = 10) goto smith
if ($jobID = 4011) goto smith
if ($jobID = 14) goto paladin
if ($jobID = 21) goto paladin
if ($jobID = 4015) goto paladin
if ($jobID = 4022) goto paladin
if ($jobID = 4012) goto sniper
if ($jobID = 11) goto sniper
if ($jobID = 16) goto professor
if ($jobID = 4017) goto professor
if ($jobID = 8) goto priest
if ($jobID = 4009) goto priest
if ($jobID = 15) goto champion
if ($jobID = 4016) goto champion
if ($jobID = 4010) goto wizard
if ($jobID = 4018) goto stalker
if ($jobID = 18) goto creator
if ($jobID = 4019) goto creator
if ($jobID = 4020) goto clown
if ($jobID = 4021) goto clown
if ($jobID = 19) goto clown
if ($jobID = 20) goto clown
if ($jobID = 4047) goto star
if ($jobID = 4049) goto soul
if ($jobID = 23) goto snoob
goto jauh
:jauh
do c $namaPlayer Jangan Jauh2 donk...
stop
release link
:bukan
do e ??
stop
release link
:snoob
do sp 451 $id
stop
release link
:star
do sp 448 $id
stop
release link
:soul
do sp 461 $id
stop
release link
:knight
do sp 452 $id
stop
release link
:priest
do sp 454 $id
stop
release link
:wizard
do sp 453 $id
stop
release link
:smith
do sp 458 $id
stop
release link
:sniper
do sp 460 $id
stop
release link
:assassin
do sp 457 $id
stop
release link
:paladin
do sp 450 $id
stop
release link
:champion
do sp 447 $id
stop
release link
:professor
do sp 449 $id
stop
release link
:creator
do sp 445 $id
stop
release link
:clown
do sp 455 $id
stop
release link
:stalker
do sp 456 $id
stop
release link
}
Hallo bloggers, perkenalkan nama gue Muhammad Dzaki Satria. Saya biasa dipanggil "dzaki" atau "jaki". Pasti kalian yang baca ini punya cita2kan? pastinya. Hanya orang bodoh yang gapunya cita2. hahaha dalem bener. Gue seorang laki2 Berumur 15 tahun yang ingin menginjak usia 16 tahun di agustus nanti.
Gue seorang olahragawan dan gue hobi sepakbola, walaupun orang tua gue ga begitu mendukung secara mereka seorang guru. Gue mulai main bola dari umur 5 tahun di kampung gue. Hebatnya dikampung gue, anak2nya umurnya rata2 sama hahaha. Gue pertama masuk tim bola mulai dari kelas 7 SMP, itupun tim sekolah (bukan SSB). Tapi sebelum SMP (SD), gue ikut tim futsal sekolah.
Di SD gue ketemu 2 temen gue yang nama depannya sama kayak gue. yaitu Muhammad Isa Benbela dan Muchammad Izhar. Si isa udah sering menjuari kejuaraan 7vs7 di indonesia, dia SSB di As-iop apacinti. iri banget gue sebenernya pengen jadi kayak dia, yang dari klas 3an udah dimasukin SSB. dan Izhar sekarang SSB di Ragunan (bukan Jayakarta), lumayan lah kualitas di striker. haha maap jadi nyimpang gini. Nah gue di SMP mulai dapet pengalaman dari sang pelatih, yaitu si Jabrik. haha biasanya sih gue manggil bang jabrik.
Setiap sabtu pagi tim SMP 96 latihan di lapangan timah. dan kalo kamis sore biasa ada latihan tambahan main lawan abang2 umur di atas 20an. hmm walau gue paling muda, tetep gue gamau kalah. Posisi gue sih di SMP 96 hanya sebagai Bek. tapi gue pengen banget jadi Gelandang sebagai pengatur serangan. tapi apa boleh buat, karna gak ada yang bisa bek ya terpaksa gue mesti sabar. Pas kelas 8, gue minta dimasukin SSB sama ortu, tapi katanya takut ganggu nanti di kelas 9 gitu secara gue males belajar haha.
Nah sekarang gue udah nyari SMA, dan dapet di SMA 49 jagakarsa. sebenernya gue lebih pengen di 34 karna ada eskul bola, soalnya di 49 cuma ada futsal >,< ya ikhlas deh, nanti masuk SSB ini. Satu Hal yang paling pengen gue kabulin. Gue pengen bisa bikin bangga orang tua dengan apa yang gue inginkan, bukan apa yang mereka inginkan.
Tapi salah satunya cara ya gue mesti berlatih dan berlatih. sebenernya gue khawatir, karna orang2 yang terpilih main di tim2 di indonesia biasanya orang yang udah SSB dari umur 7 thn. lah? sedangkan gue umur 15 tahun aja belom SSB T.T karna itu gue takut gabisa jadi apa yang gue cita2 kan. Cita-Cita gue nanti adalah, memakai baju Tim Nas Indonesia dengan No punggung 32 dan mengalahkan lawan di negara lain. doakan gue ya semuanya.
Saya akan memberikan tips untuk kalian yang ingin memasukkan lagu atau musik favorit anda ke dalam blog anda seperti yang telah saya lakukan.Pertama-tama klik saja www.mp3-codes.com melalui website ini, teman-teman dapat meng-upload file-file MP3 yang teman-teman miliki,asalkan anda memenuhi persayratan website tersebut yang ada di "Term of Use".
Langkah-langakh untuk meng-upload file mp3 ke dalam mp3-codes.com adalah sebagai berikut.
1. Pilihlah menu upload yang terletak di bagian header dari situs ini.
2. Selanjutnya anda akan di sediakan form yang harus diisi dan terkait dengan file mp3 yang akan 3. di upload seperti,judul lagu(song title),penyanyi(song artist),opsi untuk memutar ulang lagu 4. ketika selesai(song repeat),opsi untuk menjalankan secara langsung tanpa harus menekan tombol "Play (autoplay),dan opsi untuk berbagai file dengan pengunjung blog(show public).
5. Tekanlah tombol "browse" yang terletak baris upload mp3 untuk memilih file mp3 di dalam harddisk.
6. Tekan tombol "Open" setelah file mp3 di pilih.
7. Selanjutnya isilah kotak input yang lain seperti judul lagu (song title),penyanyi (song artist),opsi untuk memutar ulang lagu setelah selesai (song repeat).
8.opsi untuk menjalankan lagu secara langsung (autoplay),dan opsi untuk berbagai file dengan pengunjung blog (show public).
9. Jangan lupa untuk meneka tombol "upload now" untuk memulai proses peng-uploadtan.
10.Tunggulah sampai prose upload selesai.Setelah itu,akan ditampilkan halaman yang berisi mp3 player,equalizer,dan kode html yang digunakan untuk menampilkan kedalam blog.
11. Lakukan copy semua kode html di dalam kotak "Codes For Your Profile Or Site"
Lalu masukan kode html tersebut kedalam blog anda.
Clear :) silahkan mencoba
Biografi Ustadz Muhammad Nur Maulana – Kali ini saya ingin menulis sedikit tentang Biografi Ustadz Muhammad Nur Maulana. Ustadz Maulana yang merupakan Dai “gaul” kelahiran makassar ini boleh dikata unik, Jenaka, murah senyum dan cepat akrab dengan siapa saja, baik terhadap anak-anak, remaja, orangtua, maupun pejabat adalah karakternya.
Berikut ini Biografi Muhammad nur Maulana:
Nama: Muhammad Nur Maulana
KlLahiran: Makassar, 20 September 1974
Anak ke: keempat dari tujuh bersaudara
Ayah: Maulana
Ibu: Masyita
Pendidikan: Pesantren An Nahdah Makassar (lulus 1994)
Pekerjaan: Guru Agama Islam SD Mangkura; Guru SD Islam Athirah dan Pesantren An Nahdah
Istri: Nur Aliah
Anak: Munawar
Alamat Rumah: Jl Sibula Dalam No 15, Makassar Sulawesi Selatan.
Ustadz Muhammad Nur Maulana Sejak tiga tahun terakhir ini mengaku jadwal dakwahnya makin padat. Sehari, ia kadang menghadiri empat undangan untuk berdakwah di lokasi berbeda. Tidak hanya di masjid, ia juga biasa memberi dakwah di rumah-rumah warga, sekolah, hingga di kantor-kantor pemerintah dan swasta.
Mereka yang mengundangnya pun tak hanya berasal dari Makassar, Gowa, dan Maros. Tapi juga banyak yang datang dari daerah-daerah yang jauh dari Makassar semisal, Kabupaten Morowali di Sulawesi Tengah dan Kendari di Sulawesi Tenggara.
"Bahkan beberapa kali saya menghadiri undangan untuk berdakwah di Kalimantan seperti di Samarinda, Tarakan, dan Balikpapan. Biasa juga diundang ke Kaimena di Irian Barat. Umumnya yang mengundang dari Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan yang ada di daerah tersebut," tuturnya.
Dalam memenuhi undangan, ayah Munawar ini mengaku tak pernah pilih-pilih. "Prinsip saya, siapa undangannya yang lebih dulu tiba dan saya catat, maka itulah yang saya prioritaskan lebih awal menghadirinya," tuturnya sembari memperlihatkan buku diari yang digunakannya mencatat jadwalnya untuk dakwah, sebuah buku saku yang terlihat sudah lusuh dan telah buram. Nur Maulana menceritakan, ia mulai berdakwa sejak usia 14 tahun saat masih duduk di SMP DDI Galesong Beru, Makassar. Aktivitas berdakwahnya pun makin terasah saat menjadi santri di Pondok Pesantren An Nahdah (setingkat SMA), Makassar.
"Di pesantren inilah saya banyak belajar dengan pimpinan pondok pesantren, KH Muhammad Harizah. Di pesantren ini pula saya mendapat jodoh yang kini menjadi istri saya," ujar pria yang menikahi Nur Aliah pada 8 Agustus 2008 lalu ini. Selain pelajaran dari pesantren, Nur Maulana mengaku banyak belajar tentang Islam melalui buku-buku Islam, media massa, dan beragam literatur lainnya.Sedangkan humor-humor yang kerap diselipkan di sela-sela dakwahnya, diperolehnya dari membaca koran, majalah, dan televisi.
Mau menikmati siraman rohani khas ustadz Muhammad Nur Maulana??? Simak di salah satu stasiun TV swasta nasional, karena ustadz “gaul” ini secara rutin memberikan siraman rohani yang diselingin dengan kelucuan-kelucuan khas Ustadz Muhammad Nur Maulana. Okk demikian sedikit tentang Biografi ustadz Muhammad Nur Maulana, semoga bermanfaat ^_^.
Terlihat lebih menarik dari orang lain bukan hanya soal penampilan. Tetapi juga soal sikap dan pembawaan Anda saat sedang bersosialisasi dengan orang lain.
Robert Tornambe, M.D., penulis buku “The Beauty Quotient Formula”, mengungkapkan lima hal mengapa seseorang bisa terlihat lebih menarik dibandingkan orang lain. Bukan hanya itu, ia juga mengungkapkan alasan mengapa seseorang juga terlihat sangat tidak menarik, seperti dilansir dari huffingtonpost.com
1. Sombong versus percaya diri
Orang yang sombong sangat mengganggu karena mereka sering mengungkapkan apa yang dimilikinya secara berlebihan. Mulai dari kekayaan, pekerjaan, keterampilan hingga percintaan.
Mereka juga cenderung kasar, egois, sombong dan tentunya membuat orang disekitarnya merasa tidak nyaman. Meskipun penampilannya sedap dipandang, tetapi berbicara dengannya justru akan makin membuat dia semakin tidak menarik.
Sementara, orang yang percaya diri, sadar betul dengan apa yang dimilikinya. Mereka tidak memiliki keinginan memberitahu orang-orang disekitarnya tentang kelebihannya. Mereka merasa nyaman dengan apa yang dimiliki dan tak merasa terancam oleh individu lain yang lebih dari dirinya.
Jika ia merasa nyaman dengan dirinya sendiri, orang lain juga akan merasa nyaman didekatnya. Sifat ini terlihat dari kontak mata selama percakapan, pola bicara, jabatan tangan dan sikap tubuhnya.
2. Muram versus humoris
Menurut Robert, karakteristik si muram adalah selalu tidak merasa senang dan mengeluh dalam segala hal. Mereka selalu mencari-cari kesalahan orang lain dan tidak bisa menemukan kesenangan meskipun dalam suasana yang seru. Tipe orang ini cenderung tidak bisa menciptakan kebahagiaan untuk dirinya sendiri. Mereka secara klinis bukan hanya merasa depresi tapi sangat menyedihkan.
Sebaliknya, si humoris selalu mencoba jadi pribadi yang menyenangkan dan menghibur orang lain. Meskipun mereka dalam situasi sulit, leluconnya tetap saja muncul. Humor memang sangat efektif mencairkan berbagai situasi dan membantu memberikan kesan pertama yang baik. Itulah mengapa orang yang humoris terlihat sangat menarik.
3. Egois versus peduli
Keegoisan atau eksklusif secara berlebihan, menandakan pribadi yang tidak ingin dikalahkan oleh orang lain. Pusat dari segala kehidupannya hanya dirinya dan ia tak perduli dengan orang lain, kecuali orang tersebut menguntungkan dirinya. Pribadi tipe ini menunjukan ketidakpeduliannya secara terbuka dan mencurahkan seluruh energi untuk agenda mereka sendiri. Sangat tidak nyaman berada di dekat orang egois, karena itu pasti jauh dari kesan menarik.
Untuk orang yang bersifat peduli, mereka pasti jadi pribadi yang sangat hangat dan mudah disukai banyak orang. Sikapnya terlihat tulus dan cenderung melindungi. Mereka memiliki kemampuan untuk membagi pengalamannya dengan cara yang tidak sombong. Kepedulian juga membuat mereka jadi pribadi yang ingin tahu banyak hal dan pendengar yang baik.
4. Sinis versus optimis
Seperti si muram, orang yang selalu bersifat sinis juga melelahkan orang-orang disekitarnya. Ucapan pedas dan keluhan mereka terkait banyak hal akan selalu mengalir dari mulutnya. Berada di dekat orang yang sinis, bisa membuat seseorang tertular depresi, sehingga banyak dihindari.
Kebalikannya, si optimis melihat situasi sulit dengan cara yang kritis. Mereka selalu berusaha mencari jalan keluar dan tidak mengeluh. Beberapa penelitian menunjukan optimis adalah cara yang sangat efektif untuk mengatasi trauma. Adalah hal yang sangat membahagiakan jika Anda “tertular” sikap optimis, kemudian menularkannya pada orang lain di sekeliling Anda.
5. Narsisme versus harga diri
Narsisme seperti orang sombong tapi dengan kadar yang lebih tinggi. Mereka memiliki kekaguman mendalam pada dirinya sendiri. Mereka sering memonopoli percakapan dan kecenderungan mengendalikan. Sangat menyebalkan dan tentunya tidak menarik.
Sementara, orang yang menjaga harga dirinya, terlihat berwibawa dan sangat percaya diri. Ia tahu benar kelebihan dirinya sehingga merasa tak perlu memonopoli pembicaraan. Dengan pernyataan yang sedikit, ia sudah bisa membuat terkesan banyak orang.